VIDEO ON DEMAND : FIBER OPTIC OR COAXIAL CABLE

 

A. Pendahuluan

  • Latar Belakang

Kini sudah hadir teknologi yang dapat membantu para pelanggan dalam dunia  pertelevisian untuk menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Dulu sistem yang digunakan oleh para pelanggan tersebut hanyalah menggunakan teknologi yang sederhana. Seperti yang kita tahu, zaman dulu televisi hanya berupa televisi hitam putih yang dilengkapi dengan acara-acara yang sederhana pula. Hal itu dikarenakan teknologi pada zaman dulu masih belum mencapai tingkat yang modern. Seiring berjalannya waktu teknologi ini terus berkembang dan menjadikan televisi (media digital) sebagai media yang sering digunakan oleh para pelanggan dalam menjalankan aktivitasnya (sebagai hiburan). Salah satu teknologi yang modern saat ini adalah video on demand (VOD). Teknologi ini didukung oleh fiber optic dan sudah dijadikan sebagai infrastruktur yang sering digunakan oleh para produsen dalam menyajikan hiburan-hiburan yang diperuntukkan bagi masyarakat luas.

 

B. Pembahasan

  • Video On Demand

 

Sejak September 1994, layanan dari VOD mulai membentuk bagian utamanya dari Cambridge TV di Inggris. Awalnya kabel tersebut disambungkan pada 250 rumah dan sekolah. Hingga tahun 1998, Kingston Communication di Inggris telah menjadikan perusahaan pertama yang mendirikan VOD sebagai suatu layanan komersial di masyarakat.

VOD yang kepanjangan dari Video On Demand merupakan salah satu sistem yang sudah mulai dikenal oleh banyak kalangan di masyarakat. VOD mempermudah pengguna dalam memilih dan menonton hiburan berupa film ataupun video. VOD memiliki sistem download film atau video yang kita hendaki, selain itu penyedia televisi ini menawarkan sistem berbasis streaming termasuk

bayar per view. Maksudnya VOD memberi kenyamanan pada penggunanya untuk memilih film atau program tv manapun yang mereka sukai, tetapi proses pembayarannya sesuai dengan apa yang mereka pilih tersebut (what are you chose, it must you pay).

Selain itu jaringan VOD ini memiliki kelebihan dalam hal sistem penyimpanannya. Alat ini membutuhkan tempat penyimpanan sementara (RAM –   Random Access Memory). Dengan adanya RAM, kita sebagai pengguna tidak perlu repot – repot untuk menyediakan alat penyimpanan tambahan layaknya seperti di komputer.  Setelah itu peralatan penyaji ini juga dapat memundurkan, memajukan bahkan menghentikan video yang sedang kita tonton. Hal itu sangat menyamankan serta mempermudah pengguna dalam mengkonsumsi acara-acara tersebut. Sekarang mereka tidak perlu takut ketinggalan film terbaru ataupun acara-acara yang ditayangkan di televisi.

 

 

  • Fiber Optic or Coaxial Cable

VOD menggunakan fiber optic sebagai pendukungnya dalam mentranmisikan sinyal cahaya dari tempat satu ke tempat yang lain. Fiber optic diciptakan pada tahun 1960-an oleh ilmuan jepang, fiber optic merupakan sejenis kabel yang terbuat dari kaca dan memiliki tekstur yang lebih kecil dari sehelai rambut. Fiber optic juga mempunyai kecepatan yang sangat tinggi sehingga sering digunakan sebagai saluran komunikasi. Perkembangan ini dilengkapi dengan kapasitas frekuensi yang besar sehingga memberi kemampuan dalam mentransmisi data menjadi lebih banyak dan cepat pada kurun waktu tertentu. Jadi dengan adanya penggunaan fiber optic pada VOD, membuat para pengguna melakukan pengunduhan (buffering) dalam mengkonsumsi acara yang mereka pilih.

 

Lain halnya dengan Coaxial, coaxial diciptakan oleh insinyur Inggris pada tahun 1880. Kabel coaxial merupakan kabel listrik yang terbuat dari tembaga, istilah dari coaxial itu sendiri berasal dari suatu konduktor yang pada bagian dalam dan luarnya terbagi atas sumbu geometris yang sama. Pada kabel ini berbeda dengan kabel yang lain, coaxial digunakan untuk membawa sinyal frekuensi yang lebih rendah seperti halnya sinyal audio. Kabel coaxial juga biasa digunakan sebagai jalur transmisi bagi frekuensi sinyal pada radio. Maksudnya dalam aplikasi sebagai penghubung antara radio pemancar dengan penerima melalui antena, jaringan komputer serta penyebaran melalui sinyal televisi.

 

 

C. Penutup

  • Kesimpulan

Dengan munculnya berbagai macam teknologi yang terus mengalami perubahan, kita sebagai individu diminta untuk dapat terus mengikuti perubahan itu. Apakah setiap individu dipersulit dengan adanya perubahan-perubahan tersebut? Tentunya tidak, karena dari adanya perubahan setiap individu dapat merasakan suatu kemudahan dalam menjalakan kehidupannya. Seperti halnya teknologi pada artikel yang saya bahas kali ini, teknologi tersebut masih merupakan hal yang baru dalam lingkungan masyarakat. Namun jaringan dari Video On Demand sudah mulai memunculkan ketertarikannya di mata masyarakat. Sistem ini sangat mempermudah para pengguna dalam mengakses berbagai macam acara di televisi ataupun film-film yang sedang tren saat ini. Bahkan tidak hanya itu, dengan adanya sistem ini kita juga dapat melakukan webcam seperti halnya menggunakan skype di komputer pribadi. Ternyata selain mempermudah dalam hal mengkonsumsi film atau video, sistem ini juga dapat membantu kita dalam hal berkomunikasi dengan teman, keluarga yang berbeda lokasi dengan kita. Sehingga menurut saya dengan adanya perkembangan ini membuat banyak industri dalam komunikasi menjadi lebih cepat dan mengakibatkan perubahan yang sangat drastis pada suatu perusahaan bahkan individu yang turut berhadapan dengan teknologi tersebut.